Tuesday, February 4, 2014

Pertemuan 12, 13, 14

Ups, ternyata bulan Januari adalah bulan yang sibuk. Banyak acara awal tahun dan persiapan semester perkuliahan. Walhasil belajar Biola jadi buyar. Genap sebulan saya nggak report ya? Aduh maaf, maaf. Sebagai gantinya dirapel deh.

Pertemuan 12

Pada pertemuan ini belajar buat tuning, atau bahasa umumnya 'nyetem'. Untuk tuning Biola bisa menggunakan tuner. Tunernya bisa berupa alat khusus, bisa juga dengan aplikasi di handphone. Maklum ya, handphone sekarang canggih. Tapi sebelum itu semua muncul nyetem Biola juga bisa dilakukan dengan manual.

Untuk tuning Biola pertama tune dulu senar A dengan mencocokkan dengan suara A, misal dari piano atau garpu tala. Nah terus gesek senar A bersamaan dengan senar D. Kalau senar D sudah tune suaranya akan seperti beriringan dan seolah satu suara dengan senar A. Lanjutkan terus dengan senar D dan G, dan terakhir E dan A.

Dan ternyata kalau tuning bisa juga tanpa memutar peg atau fine tuner. Caranya? Dengan menekan senar di bagian peg box dekat nut untuk mengencangkan, atau senarnya di tarik-tarik dengan jari sedikit untuk mengendurkan. Cara ini dipakai kalau nada mencapai tune sisa sedikit lagi.


Pertemuan 13

Di Pertemuan 13 saya belajar lagu "The Happy Farmer." Ini lagu yang ada di buku Suzuki 1. Lagunya sih pendek, tapi nyebelin. Kok nyebelin? Soalnya saya masih suka ngebawa penyakit, penyakit tempo! Apalagi di lagu "The Happy Farmer" ini ada nada-nada yang 3/4 dan 1/4 nya digabung jadi legato dan slur staccato. Berarti apa? Berarti bowingnya juga harus bener.

Pertemuan 14

Nakalnya saya karena banyak acara jadi lagu "The Happy Farmer" nggak dikerjain di rumah. Akhirnya pas les ngulang lagi deh. Ugh! Jelek banget! Hahaha.

Saya juga ada PR untuk latihan Etude 1 Wolfhart. Pas dicobain di tes ternyata nadanya sumbang. Penyakit saya yang berikutnya muncul. Jarinya suka mundur! Wah... kata teh Rina coba latihannya direkam supaya bisa ngedeteksi mana nada yang salah.

Belajar posisi 3

Nah, ini lumayan ribet nih. Di pertemuan ini saya juga belajar posisi 3. Posisi 3 adalah posisi tangan yang lebih mendekati bridge. Posisi 3 ini saya dapat karena belajar tangga nada D 2 oktaf. 

Kenapa disebut posisi 3? Karena letak jari 1 ada di letak jari 3 untuk posisi 1. Jadi deh namanya posisi 3.

Kata Teh Rina untuk belajar posisi itu biasanya dimulai dari posisi ganjil, yakni 1, 3, 5. Setelah bisa posisi 5 baru deh belajar posisi genap.

Sebenarnya oke sih posisi 3, tapi ya karena Biola saya yang fingerboard nya kerendahan jadinya susah banget mencetnya, nyebelin. Ini mah beneran harus beli Biola baru.

Bow Bouncing

Pas les saya nanyain ke Teh Rina masalah Bow yang bouncing. Permasalahan ini saya dapatkan saat bermain The Happy Farmer. Soalnya waktu main ada bow yang harus diangkat terus langsung dimainin. Anehnya bow saya selalu Bouncing, ngadarekdek, jadi kayak vibrato-vibratoan ngaco.

Ternyata solusinya adalah harus menaruh Bow nya dulu baru digesek. Jadi cepat-cepat ditaruh Bow nya di atas senar dan distabilkan barulah digesek.


Oke!


Sekian utang saya. Aaah.. akhirnya lega bisa bayar utang. Mudah-mudahan makin istiqamah belajar Biolanya, soalnya mendekati *uhuk* skripsi jadinya makin sibuk aje. Ciye. Ini sebenarnya salah satu masalah dalam belajar Biola, manajemen waktu! Uuu...